Sabang - Pengurus Besar Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sabang (PB.IPPEMAS) menyerukan pecopotan Wakapolres Sabang, Komisaris Polisi (Kompol) Saiful B Lubis yang dinilai arogan membatalkan pelaksanaan hukuman cambuk. Demikian hal itu disampaikan Ketua PB IPPEMAS, Sulaiman yang dirilis Sabtu (25/5/2013).
"Wakapolres Sabang tersebut tidak dapat ditolerir. Untuk itu atas nama pemuda dan mahasiswa Kota Sabang, kami dan mendesak Bapak Kapolda Aceh dan Kapolres Kota Sabang untuk segera mencopot jabatan Wakapolres sabang," ujarnya.
Masih menurut Sulaiman, aksi Saiful B Lubis yang mengaku anggota polisi tidak bisa dihukum dengan hukum Syariat merupakan kesalahan fatal yang dinilai merusak penerapan Syariat Islam di Aceh. Padahal pada dasarnya, prinsip keadilan harus harus ditegakkan tanpa melihat statuta sosialnya. Apalagi berdasarkan Undang-undang No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, polisi tunduk di bawah peradilan umum.
"Bukan di pengadilan militer. Ini mempermalukan keberadaan institusi polri," tukasnya.
Karenanya dia berharap, tuntutan mereka mengenai pencopotan Wakapolres Sabang harus ditunaikan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat Sabang terhadap Polres Sabang. [005-R]
Sumber : theglobejournal.com
Sumber : theglobejournal.com
Referensi berita lainnya :
- http://aceh.tribunnews.com/2013/05/23/pejabat-polres-sabang-gagalkan-eksekusi-cambuk
- http://theglobejournal.com/hukum/pengacara-muslim-adukan-wakapolres-sabang-ke-polda-aceh/index.php
- http://www.theglobejournal.com/Sosial/kammi--copot-wakapolres-sabang/index.php
- http://theglobejournal.com/hukum/nasir-djamil--harus-diberikan-sanksi-saya-akan-temui-kapolda-dan-kapolri/index.php
- http://aceh.tribunnews.com/2013/05/24/karena-kurang-koordinasi
- http://aceh.tribunnews.com/2013/05/26/ulama-dan-santri-mengecam
- http://aceh.tribunnews.com/2013/05/26/wakapolres-terancam-sanksi
