10 Jurusan Kuliah Paling Diminati

5/26/2013


Bagi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi pasti tidak ingin salah langkah dengan memilih jurusan nantinya. Ada baiknya untuk mengintip 10 jurusan yang dicatat oleh QS Top Universities belakangan ini. Sepuluh jurusan ini diketahui banyak dilirik oleh lulusan sekolah menengah atas saat akan meneruskan pendidikan.

Berikut 10 jurusan tersebut:

1. Kedokteran
Peringkat pertama dipegang oleh jurusan kedokteran. Hal ini tentu saja tidak mengejutkan karena bidang ini terbilang cukup stabil dan permintaan untuk tenaga medis cukup banyak. Nah, bagi yang ingin memilih jurusan ini tentu harus mempersiapkan diri dengan baik karena persaingannya sangat ketat. Kemudian jangan lupa juga untuk memilih universitas yang memiliki jurusan kedokteran berkualitas.

2. Ilmu Komputer
Jurusan ini menempati posisi kedua setelah kedokteran. Tentu saja, karena perkembangan teknologi saat ini cukup pesat sehingga orang-orang yang memiliki kemampuan ini sangat dicari. Yang membuat jurusan ini menjadi pilihan, lulusan dari jurusan ini berkesempatan memperoleh pekerjaan dengan bayaran yang tinggi.

3. Hukum
Seperti jurusan kedokteran, jurusan ini merupakan salah satu subjek yang menerima banyak permintaan lulusan baru yang memiliki reputasi bagus. Namun tentu saja, untuk sukses di bidang hukum ini tidak boleh asal memilih universitas yang menawarkan jurusan hukum.

4. Ekonomi
Untuk jurusan non-eksakta, Ekonomi menduduki peringkat kedua setelah hukum. Meski lulusan yang berasal dari bidang ini cukup banyak, permintaan perusahaan tetap tinggi. Tujuan anak-anak yang memilih jurusan ini tentu saja agar mudah mendapatkan pekerjaan setelah selesai melanjutkan pendidikan tinggi.

5. Teknik Mesin
Jurusan ini banyak dilirik oleh anak-anak yang baru saja lulus SMA karena menawarkan pekerjaan dengan honor tinggi. Meski persaingan untuk masuk ke jurusan ini terbilang sulit, tapi minat untuk masuk jurusan ini tetap saja tinggi. Untuk itu, bagi yang berminat bisa menyiapkan diri saat ini.

6. Psikologi
Selain jurusan kedokteran, ada satu jurusan yang tidak berbeda jauh yaitu jurusan psikologi. Jurusan ini selalu masuk dalam 10 jurusan terpopuler di Inggris dan bahkan dunia. Hal ini terbukti dengan banyaknya minat anak-anak yang lulus SMA memilih jurusan psikologi sebagai pendidikan lanjutan.

7. Teknik Elektro
Untuk bidang teknik, jurusan teknik elektro menjadi jurusan kedua yang paling banyak diminati setelah teknik mesin. Jurusan ini terbilang unik karena menawarkan lahan kerja yang sangat disukai anak-anak masa kini yang senang dengan teknologi atau gadget.

8. Matematika
Jurusan selanjutnya adalah matematika. Meski ilmu ini adalah ilmu dasar, permintaan akan ahli matematika tetap saja tinggi. Pasalnya, ahli matematika saat ini memiliki lahan kerja yang sangat luas dibandingkan jurusan lain.

9. Fisika
Tidak berbeda jauh dengan jurusan matematika, jurusan fisika juga banyak diminati. Uniknya, minat di jurusan fisika ini meningkat karena banyaknya film bertema science seperti The Big Bang Theory membuat anak-anak muda berubah pikiran bahwa menjadi ilmuwan ternyata keren.

10. Geografi
Jurusan yang terakhir ini baru-baru saja banyak diminati yaitu jurusan geografi. Mempelajari ilmu ini banyak dibilang orang membosankan tapi karena banyaknya permintaan terhadap ahli geografi maka jurusan ini menjadi satu yang diminati.

Sumber : KOMPAS.com

Lagi, Mahasiswa Sabang Serukan Pencopotan Wakapolres

5/26/2013
Sabang - Pengurus Besar Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sabang (PB.IPPEMAS) menyerukan pecopotan Wakapolres Sabang, Komisaris Polisi (Kompol) Saiful B Lubis yang dinilai arogan membatalkan pelaksanaan hukuman cambuk. Demikian hal itu disampaikan Ketua PB IPPEMAS, Sulaiman yang dirilis Sabtu (25/5/2013).
"Wakapolres  Sabang tersebut tidak dapat ditolerir. Untuk itu atas nama pemuda dan mahasiswa Kota Sabang, kami dan mendesak Bapak  Kapolda Aceh dan Kapolres  Kota Sabang  untuk segera mencopot jabatan Wakapolres sabang," ujarnya.
Masih menurut Sulaiman, aksi Saiful B Lubis yang mengaku anggota polisi tidak bisa dihukum dengan hukum Syariat merupakan kesalahan fatal yang dinilai merusak penerapan Syariat Islam di Aceh. Padahal pada dasarnya, prinsip keadilan harus harus ditegakkan tanpa melihat statuta sosialnya. Apalagi berdasarkan Undang-undang No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, polisi tunduk di bawah peradilan umum.
"Bukan di pengadilan militer. Ini mempermalukan keberadaan institusi polri," tukasnya.
Karenanya dia berharap, tuntutan mereka mengenai pencopotan Wakapolres Sabang harus ditunaikan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat Sabang terhadap Polres Sabang. [005-R]


Sumber : theglobejournal.com

Referensi berita lainnya :


Tugu 0 Kilometer Akan Dipugar

5/25/2013 Add Comment

KBRN, Sabang: Perencanaan program Pemerintah Kota Sabang dan BPKS di tahun 2014 mendatang akan melaksanakan pemugaran bentuk Tugu 0 Kilo Meter.

"Bentuk Tugu 0 Kilometer yang saat ini tidak begitu tinggi, kita rencanakan nantinya Tugu 0 Kilo Meter akan ditinggikan sampai 60 meter menjulang ke atas," jelas Walikota Sabang Zulkifli Haji Adam di kediaman pendopo Wali Kota Jumat (24/5/2013) siang.

Menurut Walikota pemugaran dilakukan selain pengunjung dapat melihat hamparan panorama keindahan hutan yang asri, keindahan bahari laut, pengunjung dapat juga melihat langsung kapal-kapal besar melintas di atas peraian laut lepas.
" Dengan pemugaran pemandangan akan semakin jelas terlihat," ujarnya.

Sementara itu sebelumnya PT. Telkom Indonesia telah resmikan pengunaan Akses Jaringan Wifi Internet Indonesia, yang diresmikan Oleh Walikota Sabang Zulkifli H.Adam dan EGM Devisi Telkom Barat Tri Djatmiko di lokasi Tugu 0 Km.

Peresmian pengunaan layanan Telkom Indonesia Wifi tersebut dalam rangka PT. Telkom Indonesia ikut berperan menyukseskan Program Pemerintah Daerah Visit Aceh 2013, dengan harapan memudahkan pelanggan telkomsel mengakses jaringan Wifi dikawasan wisata 0 Km. (HBS/BCS)


Sumber : Radio Republik Indonesia

Ini Kabupaten Kota yang Lulus 100 Persen di UN SMA

5/24/2013 Add Comment


TIGA Kabupaten Kota di Aceh berhasil meraih tingkat persentase 100 persen kelulusan di UN SMA derajat. Adapun kabupaten kota ini seperti Kota Sabang, Kota Subulussalam dan Kabupaten Aceh Tengah.

Berdasarkan data yang dimiliki ATJEHPOSTcom, Kota Sabang mengikutkan  334 peserta untuk UN SMA tahun 2013. Adapun nilai rata-rata peserta UN di sana, untuk jurusan IPA sebanyak 7,68,  dan IPS 6,86 serta total nilai rata-rata 7,25.

Sedangkan Kota Subulussalam memiliki  843 peserta UN. Semua siswa di sana lulus  dengan nilai rata-rata, seperti untuk peserta jurusan IPA sebanyak 7,82 dan IPS sebanyak 7,76, serta total nilai rata-rata 7,79.

Kabupaten Aceh Tengah juga memiliki tingkat kelulusan UN mencapai 100 persen. Dimana, sebanyak 2206 peserta UN lulus dengan nilai rata-rata, seperti peserta jurusan IPA sebanyak 7,42 dan IPS sebanyak 7,13 serta total nilai rata-rata 7,29.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Anas M Adam menyampaikan Ujian Nasional SMA, MA dan SMK Aceh termasuk berhasil. Hal ini disampaikannya kepada ATJEHPOSTcom saat ditemui di Gedung B Dinas Pendidikan Aceh, Jum'at, 24 Mei 2013.

"Memang persentase ketidaklulusan meningkat sebanyak 3,11 persen tapi kualitas bertambah," ujarnya.
Dia menambahkan nilai rata-rata kelulusan di Aceh berjumlah 6,83 sedangkan tingkat nasional 6,5."Itulah berarti kita berhasil," ujarnya.

Tingkat kelulusan Aceh tahun ini, kata dia, lebih baik dibanding tahun lalu. "Itu benar, tapi hasil yang kita dapat hari ini di luar dugaan," katanya.[] (mrd)


Sumber : ATJEHPOSTcom

KPK Didesak Tuntaskan Korupsi BPKS

5/24/2013 Add Comment

JAKARTA - Solidaritas untuk Anti Korupsi (SuAK) Aceh mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengumumkan tersangka kasus dugaan korupsi Badan Pengembangan Kawasan Sabang (BPKS). SuAK juga mendorong KPK supaya segera melimpahkan perkara BPKS tersebut ke pengadilan.

“Jangan kita dibuat galau karena kasus tersebut pernah dibuat heboh dengan turunnya tim KPK ke Banda Aceh. Tapi sekarang kita tidak mendengar apa-apa lagi,” Koordinator Badan Pekerja SuAK, Teuku Neta Firdaus kepada Serambi di Jakarta, Rabu (22/5).

Ia menyebutkan, pertengahan Februari lalu, KPK menurunkan tim penyidiknya ke Sabang untuk menyelidiki dugaan penyelewengan dana proyek pembebasan lahan dan pembangunan dermaga, anggaran  2007-2008.

Dalam kasus itu diduga terjadi dugaan penggelembungan harga tanah seluas 40 hektare (Ha). Pada 2007 dan 2008, jumlah anggaran yang digunakan untuk pembebasan lahan Rp 282,9 miliar.” Pasca audit terbukti terjadi selisih harga pembayaran yang berpotensi merugikan negara sebesar Rp 112,7 miliar,” kata Neta.

Sedangkan menyangkut pembangunan dermaga, menurut Neta, ditemukan potensi korupsi dalam pengadaan barang dan jasa, dengan cara penunjukan langsung. Diduga negara dirugikan Rp 189 miliar. Ia berharap KPK segera mengumumkan tersangka kasus tersebut. “Kita harapkan, maksimal bulan depan tersangka kasus BPKS sudah ditetapkan KPK dan kasusnya sudah dilimpahkan ke pengadilan,” harapnya.(fik)


Sumber : Serambi Indonesia

Siswa SMA di Aceh dan Papua Terbanyak Tak Lulus UN 2013

5/23/2013 Add Comment


Jakarta - Sebanyak 1.573.036 atau 99,48 persen siswa SMA dinyatakan lulus. Aceh dan Papua menjadi provinsi yang siswanya terbanyak tidak lulus Ujian Nasional tahun ini.

"Aceh paling banyak sekitar 3,11 persen atau 1754 siswa," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh kepada wartawan dalam Konperensi pers di Kantor Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2013).

Nuh mengatakan, Papua menempati urutan kedua dengan sebanyak 2,85 persen siswa SMA tidak lulus Ujian Nasional. Disusul Sulawesi tengah yang siswa SMA yang tidak lulus mencapai 2,32 persen.

"Di tempat kelima ada Maluku yang sebanyak 2,21 persen siswa tidak lulus," ujarnya.

Nuh mengatakan, nantinya akan melakukan perbaikan pendidikan di daerah-daerah siswanya banyak yang tidak lulus. "Nantinya harus ada perbaikan di Aceh, karena tahun lalu NTB paling banyak setelah ada perbaikan mereka meningkat jadinya," ujar Nuh.


Sumber : 
detikNews

Merajut Jala Sobek dari Sabang

5/18/2013 Add Comment
Mualem foto bersama Menpora dan beberapa kepala daerah lainnya @istimewa
BERBAJU dan celana serba hitam, Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf berdiri di depan spanduk besar berisi tulisan “Merajut Indonesia”. Pada spanduk itu terlihat gambar sekelompok wanita berpakaian adat Aceh sedang menari Saman.

Di hadapan Mualem, terlihat ratusan orang. Salah satunya, Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo. Hari itu, Selasa pekan lalu, Mualem menghadiri peluncuran program Merajut Indonesia. Ini program yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Bertempat di halaman Graha Pemuda dan Olahraga Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, peluncuran program itu bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan wawasan nusantara.

Kehadiran Mualem terkait ditetapkannya Sabang sebagai salah satu dari lima lokasi kegiatan bakti pemuda. “Program Merajut Indonesia ini harus diterjemahkan dalam arti yang seluas-luasnya. Bila Indonesia kita ibaratkan sebagai sebuah jala yang besar, maka yang banyak sobeknya ada di Aceh dan Papua,” ujar Mualem saat memberikan sambutan.

Menurutnya, hal itu terjadi karena Aceh selama 30 tahun dalam keadaan konflik. Akibatnya, banyak pemuda di Aceh tidak sempat bersekolah. Mereka tidak memperoleh keterampilan sehingga menjadi pengangguran.

“Oleh karena itu, bantuan keterampilan dari Kemenpora sangat diperlukan. Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten kota siap mendukung program Merajut Indonesia ini,” ujar Mualem.

***

KEGIATAN Merajut Indonesia dibuat Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mengajak pemuda mengunjungi lima titik terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara lain.

Selain mengunjungi titik terluar, kata Roy Suryo seperti dikutip Republika, perwakilan pemuda juga diajak berbaur langsung dengan masyarakat perbatasan dan melakukan serangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan.

Program yang baru pertama kali digelar ini akan dimulai dengan mengunjungi Miangas di Sulawesi Utara. Di sisi utara ini, Indonesia berbatasan langsung dengan salah satu negara ASEAN, yaitu Filipina.

Kunjungan ke pulau yang sebelumnya diklaim milik Filipina itu bertepatan dengan perayaan Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei mendatang. Setelah Miangas, titik terluar Indonesia yang akan dikunjungi adalah Rote, Nusa Tenggara Timur (21-23 Juni), Sabang, Aceh (16-18 Agustus), Merauke, Papua (27-29 September), dan ditutup di Samarinda (26-28 Oktober) bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

***

KEPALA Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Syarifuddin mengatakan, kegiatan Merajut Indonesia yang akan diselenggarakan di Sabang dapat mendatangkan dua ribu lebih wisatawan ke Aceh.

Dua ribu wisatawan itu, kata dia, hanyalah rombongan dari pelaksana program Merajut Indonesia. Adapun turis mancanegara dan lokal yang mengunjungi Sabang karena tertarik melihat event tersebut, diperkirakan jauh lebih banyak.

Kegiatan Merajut Indonesia dapat mendukung Visit Aceh Year yang sedang digagas Pemerintah Aceh. “Kita belum duduk dengan Pemerintah Kota Sabang dan tim dari provinsi untuk membahasnya. Namun kegiatan ini sangat positif,” ujar Syarifuddin.

Sabang memang sejak lama sudah dikenal sebagai pusat wisatawan di Indonesia bagian barat. Sabang juga memiliki panorama alam indah. Merajut Indonesia diharapkan mampu membuat Sabang semakin terkenal di dunia.

Di Sabang terdapat danau air tawar bernama Danau Aneuk Laot. Ada juga Pantai Iboih yang terkenal dengan taman laut yang didiami ratusan jenis ikan. Selain itu, juga ada beberapa pulau kecil yang sangat menawan di Sabang, seperti Pulau Klah, Rondo, Rubiah, dan Seulako.

***

MUALEM menyambut baik dipilihnya Sabang sebagai salah satu tuan rumah. "Menurut kami program ini dapat mempererat tali persaudaraan di kalangan pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Acara ini merupakan bentuk pengabdian para pemuda dalam pembangunan bangsa," ujarnya.

Senada dengan tema kegiatan, Mualem juga meminta dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga agar Aceh menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional ke-20 tahun 2020. “Terkait hal ini, Gubernur Aceh telah mengirim surat kepada Presiden Indonesia dan ditembuskan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga tertanggal 3 September 2012,” ujar Mualem.

Bahkan, kata dia, dalam pertemuan dengan Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono di Istana Negara pada 17 April lalu, harapan itu kembali diungkapkan oleh Gubernur Aceh. Presiden saat itu menyambut baik serta mendukung keinginan masyarakat Aceh ini. “Oleh karena itu, kita sangat berharap Kemenpora memberikan dukungan teknis agar Aceh dapat menjadi tuan rumah PON ke-20,” ujar Mualem.

Ia juga meminta Kementerian Pemuda membantu rehabilitasi bumi perkemahan Pramuka Seulawah. Bangunan-bangunan di tempat itu kini banyak yang rusak. “Baru-baru ini saya terpilih sebagai Ketua Kwarda Pramuka Aceh. Kami melaporkan kondisi Pramuka Aceh saat ini sungguh memprihatinkan,” ujar Mualem. Sebagian area perkemahan yang diresmikan Presiden SBY pada 2010 lalu, kata Mualem, kini menjadi hutan belantara dan tidak terpelihara.[] MURDANI ABDULLAH | ALFIANSYAH OCXIE


Sumber : Atjehpost

Harun Keuchik Leumiek: Dulu orang Medan dan Jakarta belanja ke Aceh

5/17/2013 Add Comment

PENGUSAHA emas perhiasan Aceh, Harun Keuchik Leumiek mengatakan sejak zaman dulu, Sabang dan daratan Aceh khususnya Banda Aceh sudah menjadi daerah transit perdagangan dunia.

Bahkan, Sabang pernah dijadikan tempat transit dan karantina para jama'ah haji Nusantara yang ingin menunaikan ibadah haji ke Mekkah. Nama Serambi Mekkah bagi Aceh katanya  tidak lain karena para jama'ah haji sebelum ke Mekkah melakukan manasik di Aceh.

Hal ini disampaikan Harun kepada ATJEHPOSTcom saat ditemui di toko emasnya di Jalan Teungku Chik Pante Kulu, Pasar Aceh hari ini, Jumat, 17 Mei 2013.

Karena itu kepada pemerintah Aceh sekarang, ia berharap pelabuhan yang sudah ada di Aceh hendaknya bisa diaktifkan kembali.

"Untuk menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat, pengaktifan pelabuhan adalah salah satu usahanya. Kita punya pelabuhan-pelabuhan yang bisa dimanfaatkan untuk ekspor-impor dan tidak lagi bergantung dengan luar. Ada pelabuhan Sabang, Malahayati, Krueng Geukueh, Kuala Langsa, dan di Pantai Barat Selatan juga ada pelabuhannya. Ini tentu saja bisa dimanfaatkan sehingga tidak tergantung dengan lagi dengan Medan yang mengandalkan pelabuhan Belawan," ujar Harun.

Bahkan menurutnya, Aceh dengan pelabuhan alam yang ada di teluk Sabang tentu saja bisa menjadi andalan dalam kaitannya tersebut. "Yang jelas, dulu orang Medan dan Jakarta ramai-ramai datang bawa uang, belanja barangnya di Aceh. Perputaran uang di Aceh waktu itu tinggi. Tapi sekarang sudah terbalik," ujarnya.[] ihn

Sumber : Atjehpost

Pemko Sabang Berikan Santunan Kematian 5 Juta Bagi Warga

5/16/2013 Add Comment


KBRN, Sabang: Santunan tersebut tertuangkan dalam Peraturan Walikota Sabang No 82 Tahun 2012 yang menyebutkan bahwa Bantuan Sosial yang tidak dapat direncanakan dari Pemerintah Kota Sabang, merupakan penjabaran wujud kepedulian sosial Pemerintah Kota Sabang dalam upaya membantu meringankan beban yang terkena musibah dan bentuk tanggung jawab moral.

Mempunyai manfaat, salah satu manfaat penerima bantuan dana kematian tersebut yang diperuntukan bagi keluarga yang mendapat musibah kematian, diantaranya dapat digunakan untuk menyelanggarakan fardhu khifayah dan seterusnya, dan mengurangi resiko Sosial secara Ekonomi.

Jenis santunan bantuan dana khusus warga masyarakat Sabang yang meninggal dunia tersebut merupakan kearifan pemerintah lokal ini, dapat disalurkan dan diterima untuk semua Agama dan lapisan kalangan masyarakat baik keluarga mampu maupun tidak mampu dengan klarifikasi umur 0 tahun sampai 9 tahun mendapat Rp 3 juta, umur 9 tahun sampai seterusnya mendapat Rp 5 juta.

"Jumlah penerima santunan bantuan dana kematian tersebut sampai saat ini berjumlah 88 Orang," demikian dikatakan Walikota Sabang Zulkifli Haji Adam melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Sabang Ir. Hasanuddin pagi tadi. (16/5/2013).

Dalam mekanisme alur penyaluran dana santunan tersebut, Ia mengatakan, Penyaluran dana santunan harus melalui beberapa kelengkapan mekanisme, diantaranya warga yang meninggal dunia harus memiliki data domisili sebagai penduduk Sabang dengan dibuktikan Kartu Tanda Peduduk KTP dan Kartu Keluarga.

"Setelah dilakukan pendataan oleh perangkat Desa terkait warganya yang meninggal, perangkat desa segera melapor ke bagian Sosial Pemerintahan Kota Sabang, seterusnya petugas Sosial yang telah ditunjuk pemerintah kota akan segera mengantarkan santunan dana kematian tersebut kepada keluarga ahli bait," jelasnya.

Kearifan lokal Pemerintah Kota Sabang tersebut merupakan salah satu implementasi dari bunyi janji-janji Walikota dan wakil walikota saat kampanye pemilihan walikota dan wakil walikota Zulkifli H Adam dan Nazaruddin. (HBS/WDA)


Sumber : http://rri.co.id

Impotennya Humas Sabang

5/14/2013 Add Comment
Oleh : Putra Rizki Pratama

Siapa yang tak mengenal dengan sosok Jokowi yang saat ini menjadi Gubernur Jakarta. Sosok yang tengah naik daun karena beragam kegiatan yang pro-masyarakat bahkan mencetuskan pola hidup pejabat yang benar-benar menjadi pelayan masyarakat. Bahkan Gubernur yang dikenal program blusukannya, masuk dalam kategori Pemimpin paling fenomenal di Dunia menurut majalah TIME. Tentunya ini merupakan contoh yang baik bagi kalangan pejabat di daerah lain. Namun, terlepas dari sosok dan beragam kebijakan pro-masyarakatnya, tentunya popularitas yang didapat oleh Jokowi tidak hadir dengan sendirinya. Hal ini berhasil dan mencapai puncak popularitas karena kuat dan sehatnya pola kinerja Humas DKI Jakarta. Yang terus mempublikasi setiap kegiatan dan kebijakan yang diambil oleh pemimpin mereka.

Karena sebenarnya beberapa program yang dijalankan oleh Jokowi bukan tidak telah dilakukan oleh beberapa daerah lainnya. Selain faktor kebijakan pro-masyarakat sudah tentu efek “Ibukota” menjadi daya tarik sendiri dalam dunia jurnalistik untuk menuliskan kisah-kisah yang ada di dalamnya. Maka pertanyaannya, apakah daerah lain tak mampu mendapat ruang di media massa untuk juga mempopulerkan daerahnya? tentu jawabannya adalah semua daerah layak dan pantas mendapat ruang di berbagai media massa untuk mempublikasikan berbagai kegiatan yang tengah dan akan dijalankan oleh daerah tersebut.

Maka sukses atau tidaknya sebuah kegiatan tidak akan lepas dari peranan pihak Humas Pemerintahan yang bertugas mempublikasikan kegiatan tersebut, sehingga publik pun akhirnya dapat menilai dan melihat sendiri fakta dilapangan. Oleh karena itu, bagian Humas dalam suatu pemerintahan menjadi pondasi untuk membangun suatu daerah. Jika Humas-nya lemah maka seberapa hebat pun kebijakan suatu daerah hanya akan menjadi santapan lokal saja. Bahkan bisa jadi hanya menu obrolan pekerja di lingkungan kantoran pemerintahan saja.

Hal inilah yang terjadi dalam tubuh pemerintahan Kota Sabang. Sabang hanya terkenal karena faktor historis dan geografisnya sebagai tujuan wisata saja. Walaupun dalam konteks promosinya pun sangat-sangat minim karena terlalu impotennya Humas Kota Sabang dalam mewacancakan ke berbagai media massa. Humas yang penulis maksudkan disini termaksud pula bagian humas yang terdapat dalam instansi lainnya yang ada dalam kawasan pemerintahan Sabang.

Hari ini, jika kita ingin mengakses informasi tentang Sabang maka yang akan kita temukan adalah berita-berita lawas ataupun yang sudah tidak update lagi. Sungguh menyedihkan, padahal saat ini Pemerintah Kota Sabang memiliki berbagai kegiatan yang sangat pro-masyarakat dan bahkan mampu menjadi contoh untuk daerah lainnya. Salah satunya adalah program bantuan pendidikan 2 juta per siswa mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Program yang sangat patut diberi apresiasi oleh masyarakat luas bahkan pihak Kementerian Dalam Negeri sendiri memberikan apresiasi atas keberanian dalam melahirkan kebijakan tersebut. Namun, berapa banyak masyarakat Sabang mengetahui hal tersebut? lagi-lagi Humas mulai menumpuk “dosa” mereka karena terlalu impotennya mengelola media. Jika hal seperti ini tak mampu dikelola dengan baik, lantas kegiatan atau tema seperti apa yang layak untuk dijamah oleh tangan-tangan Humas Kota Sabang.??? 

Revitalisasi Humas Sabang
Suksesnya suatu daerah maka tidak akan terlepas oleh peran media. Maka jika Pemerintah Kota Sabang ingin mendapat posisi di mata nasional, dalam artian ranah masyarakat nasional bukan tataran pejabatnya saja, tidak hanya karena historis destinasi wisatanya, maka pihak Humas harus mampu menguasai media dengan sungguh-sungguh. Bahkan Sabang akan mampu menyaingi Ibukota (Jakarta-red) dengan berbagai kebijakan pro-masyarakatnya. Jika Jokowi mampu mendapat posisi di mata nasional, maka Sabang pun akan lebih pantas untuk mendapat ruang apresiasi masyarakat. Dengan kebijakan memberikan santunan duka untuk setiap warga Kota Sabang yang meninggal sebesar 3 - 5 juta/warga meninggal. Daerah mana yang berani memberikan kebijakan seperti ini.

Maka, bagian Humas Kota Sabang hari ini harus melakukan pembenahan secara internal agar kebijakan-kebijakan bonafit yang telah dan akan dilaksanakan mampu terekspose dan menjadi nilai lebih dari Kota Sabang selain pariwisatanya. Karena Sabang pun mampu menjadi contoh dalam kebijakan pro-masyarakatnya, bukan hanya pahlawan kemeja kotak-kotak yang layak mendapat apresiasi dari ruang publik nasional. Bagian Humas Pemko Sabang harus mampu menjadi lokomotif untuk jajaran humas yang ada dalam instansi-instansi lainnya, dan mampu menjalin kerjasama yang baik diantara sesama. Humas jangan terlalu bangga dengan impotennya mengelola media, karena sukses atau tidaknya kegiatan akan sangat bergantung kepada kekuatan media. Humas harus mampu menguasai semua ranah media baik cetak maupun online, terlebih hari ini Sabang mendapat posisi yang baik dihati internasional, maka Pemko Sabang harus mampu memiliki situs resmi yang berbahasa internasional, minimal berbahasa Inggris. Hal ini agar suasana kondusif dan bersahajanya Sabang mampu tersalurkan ke kancah internasional. Humas juga harus mampu menjalin harmonisasi dengan pihak-pihak yang telah terjun ke dunia maya dalam membantu tugas kehumasan Pemko Sabang melalui website/blog pribadi yang lebih eksis daripada website resmi pemerintahan. Jaya Humas Kota Sabang menuju kejayaan Sabang.


Sumber : http://pemudabaroe.blogspot.com/

Putra Rizki Pratama, Pemuda dan Mahasiswa asal Sabang

SBMPTN Dimulai, Waspadai Website Palsu

5/13/2013 Add Comment
Jakarta - Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah bisa dilakukan mulai hari ini sampai 17 Juni nanti. Pendafataran diarahkan kepada pendaftaran online melalui situs resmi SBMPTN.

Namun pendaftar perlu berhati-hati. Hal ini dikarenakan maraknya website palsu untuk SBMPTN yang sengaja dibuat oleh oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan.

Mereka akan mencantumkan nomor rekening palsu untuk pembayaran SBMPTN.

Panitia SBMPTN Universitas Airlangga, Bagus Ani Putra mengimbau agar berhati-hati saat melakukan pendaftaran online SBMPTN.

Dosen Psikologi ini menegaskan bahwa website untuk SBMPTN yang benar adalah www.sbmptn.or.id

"Biasanya website palsu memberikan nomor rekening palsu. Kalau pendaftar nggak teliti, bisa salah dan tertipu. Ratusan ribu bisa melayang," ujarnya saat jumpa pers dengan wartawan di Unair, Senin (13/5/13).

SBMPTN sendiri merupakan jalur masuk perguruan tinggi negeri melalui serangkaian tes tertulis dan tes keterampilan yang mengarah kepada jurusan sesuai minat pendaftar.

SBMPTN bisa diikuti oleh lulusan tahun 2011 dan 2012 yang ingin masuk PTN.

Ujian SBMPTN sendiri akan dilaksanakan serempak di seluruh wilayah tanah air pada tanggal 18 dan 19 Juni 2013.

Namun pasca berakhirnya Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), para calon mahasiswa nampaknya belum melirik Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Hal ini dikarenakan para pendaftar masih menunggu hasil ujian SNMPTN yang akan diumumkan pada tanggal 28 Mei nanti. (tyo/tyo)


Sumber : http://inet.detik.com

Hari Ini Pendaftaran SBMPTN 2013 Dimulai

5/13/2013 Add Comment

BANDA ACEH - Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2013 dibuka mulai Senin (13/5) hari ini dan berakhir Jumat (7/6) mendatang. Di Aceh, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh dan Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara kembali ditunjuk menjadi panitia lokal SBMPTN tahun ini. Seleksi tersebut dilaksanakan serempak di 62 PTN se-Indonesia.

“Selain untuk lulusan SMA/MA/SMK/MAK tahun 2013, SBMPTN juga bisa diikuti lulusan SMA sederajat tahun 2011 dan 2012. Bagi lulusan SMA sederajat 2011 dan 2012 syaratnya harus punya ijazah. Sedangkan untuk lulusan 2013 minimal memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dari kepala sekolah yang dilengkapi pasfoto terbaru dan dibubuhi cap sekolah,” jelas Kepala Humas Unsyiah, Dr rer nat Ilham Maulana, kepada Serambi, Minggu (12/5).

Menurutnya, ujian tulis akan dilaksanakan 18-19 Juni 2013. Untuk program studi tertentu, calon peserta juga diharuskan mengikuti ujian keterampilan yang dilaksanakan pada 20-21 Juni mendatang.  

“Sedangkan hasil ujian akan diumumkan pada 12 Juli 2013 pukul 17.00 WIB,” jelas Ilham Maulana. Keterangan lengkap tentang panduan umum, tata cara pendaftaran, tata cara ujian, dan hal-hal lain, tambah Ilham, dapat diperoleh di laman resmi SBMPTN, http://www.sbmptn.or.id. “Pendaftar juga dapat bertanya langsung tentang semua masalah terkait SBMPTN melalui facebook, https://www.facebook.com/PanitiaSBMPTN, atau twitter @PanitiaSBMPTN, serta di helpdes khttp://halo.sbmptn.or.id/. Calon peserta juga dapat bertanya langsung melalui call center SBMPTN 0804-1-456-456,” sebutnya.

Ia tambahkan, materi ujian tulis pada SBMPTN 2013 meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), penguasaan bidang studi dasar, bidang saintek, bidang sosial, dan humaniora. “Selain mengikuti ujian tulis, calon peserta yang memilih program studi (Prodi) Ilmu Seni dan Keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan,” ungkap Ilham Maulana.

Menurutnya, SBMPTN menggunakan pola ujian tulis secara nasional yang selama ini telah menunjukkan berbagai keuntungan dan keunggulan, baik bagi calon mahasiswa, PTN, maupun bagi kepentingan nasional. “Bagi calon mahasiswa, ujian tulis sangat menguntungkan karena lebih efisien, murah, dan fleksibel, karena adanya mekanisme lintas wilayah,” pungkasnya. (jal)

Sumber : http://aceh.tribunnews.com

Malam Penobatan Duta Wisata Sabang 2013

5/13/2013 Add Comment
KBRN, Sabang: Setelah menjalani beberapa seleksi, akhirnya ajang pemilihan Duta Wisata Sabang atau Cut Abang dan Cut Adek 2013, Jum’at (10/5/2013) malam,  menempatkan 3 Finalis Putra dan Putri sebagai Peserta unggulan.

Pemilihan Peraih Tempat tertinggi Duta Wisata Sabang ini juga di meriahkan dengan sejumlah Acara seni, yang dirangkum dalam “Malam Penobatan Duta Wisata Sabang 2013 dan Road show Seni dan Budaya”.

Proses Penobatan dilakukan dengan serangkaian aksi Para Finalis yang menampilkan kebolehan mereka dalam berkesenian maupun Kemampuan berbahasa asing, di sela-sela penampilan tersebut dihadirkan Tarian Aceh Kreasi baru maupun klasik, juga penampilan Walikota Distrik Haparanda Negara bagian Swedia Gunnel Simu, yang menyanyikan lagu Tradisional.

Penobatan dilakukan oleh Cut Adek dan Cut Abang Sabang tahun lalu dengan terlebih dahulu berkeliling seakan mengajak penonton menebak siapa gerangan pemenangnya, dan akhirnya selempang Juara disematkan  kepada Aprian Nurramadhan sebagai Cut Abang dan Putri Lailan Tifani sebagi Cut Adek, sekaligus sebagai Duta Wisata Sabang tahun 2013, dan nama keduanya langsung disebutkan oleh MC Acara.

Menurut Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sabang selaku Sekretaris Panitia Ermi Sarinah, Jum’at (10/5/2013) Duta Wisata ini nantinya akan mewakili Sabang dalam pemilihan Duta Wisata Aceh yang akan berlangsung Akhir Juni mendatang di Banda Aceh.

"Dari ke sembilan belas mereka diambil 3 besar, dan khusus juara putra putri akan diberangkatkan ke banda aceh, untuk ikut duta wisata aceh, yang akan berlangsung dibanda Aceh, dan untuk informasi, untuk Duta Wisata Nasional juga akan dilaksanakan di Banda Aceh,” ungkapnya.
  
Terpilih sebagai peringkat kedua Cut Abang diraih Muhammad Rizki Dwi Saputra, dan peringkat dua Cut Adek ditempati Distika Ramadhini, serta urutan ketiga Firdaus dan Azzura Yushara. Acara Penobatan Duta Wisata Sabang ini juga dihadiri Walikota Sabang Zulkifli H. Adam serta Wakil Walikota Sabang Nazaruddin, serta Walikota distrik Haparanda negara bagian Swedia Mrs. Gunnel Simu, yang berada di Sabang bersama rombongan, sejak Senin (6/5/2013), dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sabang Zulfi Purnama Wati, serta ratusan masyarakat yang hadir di Lapangan Playground Sabang. (Mahfud T/AKS)

Sumber : http://rri.co.id


Tabir Berita RRI Sabang : PB IPPEMAS Gelar Diskusi Terbuka Terkait Kasus Dugaan Korupsi BPKS

5/10/2013 Add Comment
Sebagai wujud kepedulian serta pengabdian terhadap Kota Sabang, terkait pengusutan kasus dugaan korupsi yang tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Pengurus Besar Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sabang (PB IPPEMAS) bekerja sama dengan GERAK Aceh telah menggelar diskusi terbuka di Lingka Cafe, Darussalam, Banda Aceh pada 5 Mei 2013.

Diskusi terbuka yang bertajuk "Menggalang Dukungan Publik : Dilema "Asmara" Korupsi di BPKS Sabang" tersebut turut dihadiri oleh beberapa narasumber dari GeRAK Aceh, alumni PB IPPEMAS dan Mahasiswa/i dari PB IPPEMAS. Sementara narasumber lain seperti dari Pemko Sabang dan DPRK Sabang tidak dapat hadir.

Selengkapnya, dengarkan tabir berita dari RRI Sabang berikut :


Sumber Audio : RRI Sabang

Berita terkait : http://pbippemas.blogspot.com/2013/05/pb-ippemas-gelar-diskusi-terbuka.html

Siswa SMA Sabang Lebih Berminat Mendaftar Calon Brigadir Polri

5/09/2013 Add Comment


KBRN, Sabang: Penerimaan Calon Polisi baik Calon Bintara, Brigadir, maupun Calon Taruna Akademi Kepolisian melalui Kepolisian Resor sebelumnya didahului dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam Rangka Penerimaan Calon Polri Tahun 2013. Demikian yang dikatakan Kapolres Sabang, AKBP Chomariasih, di Aula Mapolres Sabang beberapa waktu lalu.

"Penandatanganan MoU tersebut bermaksud penerimaan itu diawasi oleh tim pengawas ekternal, dengan harapan dapat dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntable dan humanis," ungkapnya. Selain itu, juga untuk mencegah terjadinya kecurangan-kecurangan dalam jalannya prosesi penerimaan Calon  Polri.

Sementara itu, Penerimaan Calon Brigadir Polri di Polres Sabang saat ini telah memasuki dua tahap. Tahap pertama Polres Sabang telah merekom sejumlah Calon Brigadir bagi siswa yang lebih awal lulus pendidikan tingkat SMA, dan tahap kedua merekom 36 orang Calon Brigadir Polri asal Sabang yang masih duduk di bangku kelas tiga SMA. Ke-36 calon tersebut terdiri dari 31 Polisi Laki (Polki) dan 5 Polisi Wanita (Polwan) untuk mengikuti tahapan tes lanjutan ke Polda Aceh. Demikian dikatakan Kapolres AKBP Chomariasih melalui Kabag SUM, AKBP Munjir, diruang kerjanya.

Lebih lanjut dikatakannya, Polres Sabang juga sedang melakukan penerimaan Calon Taruna Akademi Kepolisian tahun pendidikan 2013 yang dibuka sejak tanggal 24 April sampai 21 Mei 2013. Namun, sampai tanggal 7 Mei 2013 kemarin belum ada siswa tingkat SMA yang berminat mendaftarkan diri. (HBS/AKS)

Sumber : http://rri.co.id

Album Foto Diskusi Terbuka Tentang Dilema "Asmara" Korupsi di BPKS Sabang (5 Mei 2013)

5/09/2013 Add Comment
Foto-foto ini didokumentasikan pada saat acara Diskusi Terbuka tentang Dilema "Asmara" Korupsi di BPKS Sabang (5 Mei 2013), bertempat di Lingka Cafe Darussalam Aceh Besar. Diskusi Terbuka ini turut dihadiri oleh Para Alumni PB IPPEMAS, Pemateri dari GeRAK Aceh dan Mahasiswa/i dari PB IPPEMAS. Berikut beberapa foto yang kami ambil :













BPKS Akan Permak Tugu Nol Kilometer

5/08/2013 Add Comment
BANDA ACEH - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) dalam waktu dekat akan melebarkan dan meninggikan tugu nol kilometer Sabang setinggi 75 meter dalam waktu dekat.

“Upaya pengembangan sektor prioritas, khususnya sektor pariwisata BPKS berencana memperindah kawasan pariwisata yang menjadi sasaran pendatang ke Sabang yaitu tugu nol kilometer menjadi lebar dan meninggikannya hingga ketinggian 75 meter ke atas dengan tidak merusak bangunan yang sudah ada,” kata Kepala BPKS, Ir Fauzi Husin kepada Serambi saat berkunjung ke redaksi Serambi, Selasa (7/5).

Menurutnya, upaya ini dilakukan untuk menjadikan kawasan Sabang sebagai sasaran utama kawasan pariwisata yang dituju para pelancong baik dari dalam maupun luar negari. Fauzi menjelaskan, anggaran untuk pembangunan tugu nol kilometer ini mencapai Rp 20 miliar. “Yang sudah dialokasikan anggaran dari DIPA untuk tahun ini 4 miliar sisanya BPKS dan Walikota akan mencari sumber-sumber pembiayaan lainnya untuk membiayai pembangunan tugu nol kilometer sebagai icon Sabang dan Indonesia,” ujarnya.

Selanjutnya, Fauzi mengatakan untuk tahun ini juga BPKS fokus pada insfrastruktur jalan di Pulo Aceh sepanjang 10 km. Menurutnya, insfrastruktur jalan ini sudah dikerjakan sejak tahun 2000 secara bertahap dan tahun ini BPKS akan tuntaskan pembangunan jalan sepanjang 10 km. “Demi kelancaran pembangunan Kota Sabang tentunya diharapkan adanya dukungan dan partisipasi masyarakat,” harap Fauzi. (ni)

Editor : bakri

Sumber : http://aceh.tribunnews.com

Sabang, Si Anak Bungsu Indonesia

5/08/2013 Add Comment

Oleh :
Albina A. Rahman


Ya selama ini kita hanya disuguhkan sebuah catatan sejarah bahwa hanya Papua yang terlambat menjadi bagian Republik Indonesia, kisah sejarah menjadi besar ceritanya karena ada korban pahlawan yang bernama Yossudarso. 

Namun kebanyakan kita belum tahu bahwa sebenarnya ada sebuah pulau di ujung Indonesia yang kini berada titik nolnya Indonesia yaitu Sabang yang juga terlambat menjadi bagian dari republik ini, ternyata juga gak jauh beda kisahnya dengan Papua atau Irian, terutama kisah perjalanan sejarahnya dalam kerangka Republik Indonesia. 

Tepatnya tahun 1950 Sabang baru resmi diserahkan kepada Rebuplik Indonesia, tepatnya tak berselang lama setelah perjanjian Konferensi Meja Bundar di Denhag. Sebuah upacara serah terima sederhara dilakukan di Sabang, di gedung Controlier Belanda (sekarang gedung Darma Wanita samping Pendopo). 

Upacara yang sangat bersejarah dimana saat itulah secara resmi Merah Putih berkibar di Pulau Weh tepatnya di Kota Sabang setelah sebelumnya bendera Merah Putih Biru berkibar cukup lama di Kota Sabang. Lagu Wilhelmina Belanda yang sehari-hari menjadi lagu wajib di sekolah-sekolah di Sabang kemudian tak terdengar lagi di sekolah-sekolah di Sabang, Lagu Indonesia Raya mengantikan posisinya menggema menghiasi alunan suara merdu deru ombak pantai Pulau Weh, hingga hari ini dan sejak itu pertama kalinya muncul jua istilah dari Sabang sampai Merauke. 

Istilah yang cukup mengena dan membantu dalam pikiran generasi Indonesia hari ini dan tak lama kemudian Papua pun kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi sehingga sempurnalah julukan ini. Sabang diujung barat indonesia, negeri Belanda yang resmi kembali ke pangkuan ibu pertiwi hingga hari ini.

Lambang sebuah nasionalisme sejati karena tak ada Indonesia tanpa Sabang. Namun terlupakan bahwa ia anak bungsu dalam jajaran anak-anak Ibu Pertiwi Indonesia. Bungsu yang terlambat hadirnya namun kini menjadi perekat bagi semua anak-anak yang lainnya. Bungsu yang dilupakan bahwa ia bungsu.


Sumber : http://pkssabang.blogspot.com

* Albina A. Rahman, Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sabang (PB IPPEMAS) Tahun 2004 - 2006 dan Direktur Sabang Heritage Society (SHS)

Program Merajut Indonesia di Sabang bisa datangkan dua ribu wisatawan

5/08/2013 Add Comment
Peluncuran Program Merajut Indonesia. @metrotvnews.com
KEGIATAN bertema Merajut Indonesia yang akan diselenggarakan di Kota Sabang, 16 hingga 18 Agustus mendatang, bisa mendatangkan dua ribu lebih wisatawan ke Aceh. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh, Syarifuddin SH MH, kepada ATJEHPOSTcom, Selasa 7 Mai 2013.

“Di Sabang pelaksanaan 16 hingga 18 Agustus mendatang. Ini bisa mendatangkan 2 ribu lebih wisatawan,” kata Syarifuddin.

Menurutnya, dua ribu wisatawan ini hanyalah rombongan dari pelaksana program Merajut Indonesia. Sedangkan turis mancanegara serta lokal yang ikut ke sana karena tertarik melihat event ini diperkirakan jauh lebih banyak.

“Untuk kegiatan ini, kita belum duduk dengan Pemerintah Kota Sabang, serta tim dari provinsi. Kita menilai kegiatan ini sangat positif,” kata Syarifuddin.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Aceh menyambut baik program Merajut Indonesia yang digagas oleh Kemenpora Republik Indonesia. Peluncuran program ini digelar di Kantor Kemenpora, Jakarta, 7 Mai 2013.

“Kita menyambut positif. Apalagi salah satu tempat pelaksanaan program ini adalah Kota Sabang, Provinsi Aceh. Kegiatan ini akan membawa efek positif dalam segala hal untuk Aceh,” ujar Syarifuddin melalui telepon kepada ATJEHPOSTcom.

Menurutnya, dalam pertemuan ini Pemerintah Aceh juga meminta Kemenpora untuk membantu pemuda-pemuda Aceh yang putus sekolah. Pelatihan-pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dianggap sangat berarti.[] (mrd)

Sumber : http://atjehpost.com