Apa itu Training Audit Sosial

9/21/2015
**Resume bahan Training Audit Sosial bekerjama dengan LSM Rumoh Transparansi Banda Aceh, 19 september 2015
Penulis : Wijiasih Rahma Sari, Sekretaris Bidang Kesekretariatan PB-IPPEMAS dan mahasiswi Psikologi Unsyiah.

Pengenalan Audit Sosial
Apakah ada seorang yang ingin peduli akan pembangunan yang ada disekitarnya, contohnya saja bertanya berapa dana yang dihabiskan untuk sebuah proyek pembangunan dilingkungan sekitar? Atau menanyakan siapa yang berwenang membangun atau membuat ini? Tapi kenyataannya tidak banyak orang yang perduli akan apa yang ada di dekat mereka, begitulah masyarakat kita, tidak mau memperdulikan apa yang ada disekitar mereka. Jika ada pembangunan sebagai contoh pembuatan tower air yang dibangun oleh pemerintah daerah di salah satu desa, disana yang menjadi pekerjanya bukan dari mereka orang-orang desa tersebut, bahkan warga desa tersebut pun tidak diikutsertakan dalam pembangunan tower air tersebut. Karna dari itu para masyarakat pun merasa tidak punya hak dalam memiliki, menjaga tower tersebut. Seharusnya masyarakat wajib mendapatkan dan mengetahui apa hak-hak mereka yang seharusnya diberikan oleh pemerintah. Salah satunya adalah hak untuk mendapatkan pelayanan publik. Dalam prosesnya tidak sedikit pelayanan publik masyarakat tidak dipenuhi, hal ini terjadi karena hampir tidak adanya partisipasi masyarakat dalam pengawalannya nah untuk itulah audit sosial dapat dijadikan alat untuk memperbaikinya.
Audit sosial adalah proses evaluasi, menilai dan mengawasi pemerintah yang melibatkan masyarakat. Tujuan dari audit sosial adalah untuk menciptakan pemerintah yang berintegritas, akuntabel dan transparan.

Proses Audit Sosial
Dalam melaksanakan audit sosial ada beberapa proses yang harus kita dijalankan yaitu:
- Penyampaian informasi mengenai dana
- Pemantauan dan penilaian kinerja oleh masyarakat
- Melingkupi objek
- Kebijakan publik
- Pelayanan publik
- Proyek pembangunan
- Pogram pemerintahan
- Forum klarifikasi dan verifikasi
- Advokasi hasil dan audit sosial
Outcome : pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas layanan, peningkatan trasparansi dan akuntabilitas.

Persiapan Audit Sosial

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »